Tumbuhan dan Binatang yang Dapat Dimakan Saat Survival
Tumbuhan dan binatang yang terdapat di hutan dapat dimakan guna mempertahankan kelangsungan hidup kita saat survival. Namun tidak semua tumbuhan yang kita temui dapat kita makan. Karena ada tumbuhan yang beracun ada yang harus dimasak terlebih dulu.
Lihat artikel sebelumnya: Membuat Komunikasi Darurat Saat Survival
Yang perlu diperhatikan dalam memilih makanan yang bersumber dari sekian banyak jenis tumbuhan antara lain:
- Sudah dikenal dan banyak dimakan
- Tidak hidup menyendiri (soliter)
- Biasa dimakan oleh hewan mamalia atau primate
- Tidak berwarna menyolok
- Tidak bergetah susu
- Tidak berbau kurang sedap
- Jangan memakan, apabila terasa gatal atau panas di kulit, bibir, dan lidah
- Jangan memakan hanya satu jenis
- Sebaiknya dimasak terlebih dahulu
Bagian tumbuhan yang dapat dimakan dan memberikan energy yang cukup adalah umbi kemudian buah, biji, daun muda, dan umbut/batang muda. Ada pula jenis tumbuhan yang dapat dimakan bunganya.
Jenis tumbuhan yang dapat dimakan antara lain:
- Umbi talas, rumput teki, uwi/gadung, dan ganyong
- Buah senggani/harendong, arbei hutan, markisa/konyal, dan ceplukan
- Biji muda sengon dan kaliandra
Tumbuhan yang Berbahaya dan Beracun
Jenis tumbuhan ini dapat dilihat dari bentuk morfologis maupun anatomisnya seperti:
- Warna yang menyolok
- Berduri
- Berbulu
- Tumbuh menyendiri tanpa tumbuhan lain didekatnya
- Mengandung getah alkaloid
Jenis tumbuhan yang berbahaya apabila kontak langsung dengan kulit antara lain:
- Rengas/ingas, getahnya menimbulkan iritasi kulit dan dapat merusak jaringan
- Kemadu/pulus, bulu daunnya menyebabkan gatal dan panas
- Rarawean/raweh, rambut kelopak polongnya menyebabkan gatal
- Aren, buah aren mentah menyebabkan gatal
Jenis tumbuhan yang beracun jika dimakan antara lain:
- Jarak, efek: muntah, buang air besar, dan kepala pusing
- Pangi/picung, seluruh bagian pohon mengandung asam cyan
- Kecubung, daun dan bunganya mengandung atropine yang menyebabkan halusinasi
- Jamur Amanita Verna, mengandung muskarin yang dapat mematikan hewan dan manusia
- Jamur Psilocye, sp., mengandung philosibin yang menyebabkan halusinasi
Tumbuhan yang Dapat Dimakan
Semua divisi fauna dapat dimakan oleh manusia. Hewan yang dapat dimakan antara lain:
- Mollusca, contoh: siput dan kerang
- Anellida, contoh: cacing dan lintah
Cacing yang cukup besar adalah cacing sondari, isi perut dibersihkan terlebih dahulu
- Insecta, contoh: belalang dan ulat serangga (seperti: ulat sagu dan ulat jati)
- Crustacea, contoh: udang dan kepiting (terdapat di pinggiran sungai yang berbatu)
- Pisces, contoh: ikan
- Amphibia, contoh: katak
- Reptilia, contoh: ular, kadal, cicak, dsb
- Mamalia, contoh: kelinci, rusa, tikus, dsb
- Aves, contoh: ayam hutan
Hewan yang Berbahaya dan Berbisa
Jenis hewan yang berbahaya dan berbisa, antara lain:
- Nyamuk malaria
- Agas, hidupnya bergerombol dan di hutan atau rawa. Gigitannya menyebabkan gatal dan panas
- Semut api, hidupnya di permukaan tanah, merayap diantara guguran daun. Gigitannya menyebabkan panas dan perih di kulit.
- Tawon/lebah, sengatannya menyebabkan bengkak, sakit, dan demam.
- Kelabang, sengatannya menyebabkan bengkak dan sakit sekali.
- Kalajengking, sengatannya menyebabkan bengkak.
- Pacet dan lintah, menghisap darah dan memiliki zat anti koagulan (anti pembeku darah).
- Harimau dan macan kumbang
- Buaya
- Ular, jenis yang berbisa: ular kobra, ular belang, ular tanah, ular hijau, ular cabe, dan ular pucuk. Ciri-cirinya:
- Kepala berbentuk segitiga
- Bagian punggungnya berlunas membentuk garis punggung dari belakang kepala sampai ekor
- Mempunyai kelenjar dan gigi bisa pada bagian kepala
Macam-macam racun ular:
- Neurotoksin, menyerang system saraf
- Hemotoksin, menyerang darah dan system peredarannya
- Kardiotoksin, menyerang otot jantung
- Miksotoksin, menyerang cairan tubuh
Jadi banyak tumbuhan dan binatang yang dapat dimakan saat kondisi survival, hanya saja kita harus melatih diri kita untuk mengenali yang mana yang dapat dimakan dan mana yang berbahaya.

[…] Lokasi buper ini kurang diminati selain karena sebelumnya jalanan berbatu, juga karena tidak ada air terjun. Namun tempat ini bagus untuk keluarga yang ingin mengajak anak-anaknya trekking atau mengamati vegetasi hutan. […]