Kegiatan naik gunung memang masih dianggap wilayah laki-laki sehingga jika ada pendaki gunung wanita pasti memiliki banyak suka duka yang dialaminya.

Baca juga: Penyebab Seseorang Survival di Hutan/Gunung

Apa saja suka duka yang dialami sebagai pendaki gunung wanita?

1. Dianggap Lemah dan Tidak Mampu

Memang secara alami laki-laki lebih kuat dan perempuan lebih lemah. Namun dalam dunia outdoor perempuan juga dituntut untuk memiliki fisik dan stamina yang lebih kuat dari perempuan pada umumnya.

Sehingga tidak jarang meski pendaki perempuan sudah bersusah payah berlatih, namun ketidak di gunung, para pendaki laki-laki menganggap mereka tidak mampu atau lemah.

2. Tidak Serius atau Punya Niat Lain

Perempuan yang terjun dalam dunia outdoor khususnya moutaineering, seringkali dianggap tidak serius. Para lelaki sering berpikir, pendaki perempuan hanya mau coba-coba saja, atau hanya untuk selfie dan di upload di social media.

Atau bahkan tidak sedikit yang berpikir para pendaki perempuan ini ikut naik gunung tujuannya untuk cari jodoh. Karena mereka masih berpikir dunia naik gunung adalah dunianya laki-laki.

3. Banyak yang Bersedia Menolong

Meski demikian banyak para pendaki perempuan yang mengakui bahwa salah satu keuntungan menjadi pendaki perempuan adalah banyak yang bersedia menolong.

Ketika berada dalam kesulitan atau butuh bantuan sekecil apa pun, ada saja laki-laki yang mau bantu. Tentu saja sebaiknya para pendaki perempuan tidak memanfaatkan situasi ini.

4. Selalu Didahulukan

Istilah ladies first ternyata juga berlaku di gunung. Banyak para pendaki gunung perempuan yang mengakui mereka sering didahulukan oleh rekan-rekan mereka yang laki-laki.

Menurut mereka hal ini salah satu hal yang menyenangkan menjadi pendaki perempuan. Karena meski di gunung, ternyata perempuan juga senang diperhatikan.

Jadi buat kalian para pendaki perempuan jangan berkecil hati jika kalian merasa diremehkan. Kalian tinggal tunjukkan kemampuan kalian, dan kelebihan kalian sebagai perempuan. Karena perempuan biasanya lebih tabah secara mental, sehingga tidak mudah menyerah. Hal itu jadi salah satu kelebihan yang bisa ditunjukkan.