Survival Individu dan tantangannya; adalah bahasan yang akan kita ulas pada artikel kali ini, setelah sebelumnya kita sudah membahas apa itu survival (Penyebab Seseorang Survival di Hutan/Gunung).

Sering kita mendengar kabar rombongan pendaki hilang di gunung, namun tidak jarang juga kita baca berita seorang pendaki yang terpisah dan hilang sendirian seperti guru SMA yang hilang dan ditemukan selamat (baca: Sempat Hilang di Gunung Gede, Begini Guru SMA Bertahan Hidup), nah guru SMA ini sudah melakukan apa yang dimaksud dengan survival individu.

Kondisi survival yang dihadapi seorang diri (survival secara individu) memang terasa lebih berat. Disamping ia harus mengatasi masalah teknis, ia juga harus mengatasi masalah kejiwaan yang berpengaruh, seperti: rasa kesepian dan bosan selain rasa takut dan panik.

Harus Hidup

Rasa takut dan panik harus cepat diatasi antara lain dengan menumbuhkan semangat HARUS HIDUP.

HHadapi situasi dengan tenang, bijaksana, dan riang gembira
AAkal sehat adalah senjata paling ampuh
RRasa takut, resah, dan panic, segera diatasi dengan menggiatkan diri untuk menghindar dari pikiran yang tidak-tidak
UUtamakan keselamatan dan kesehatan
SSemangat dan tekad tetap hidup harus dikobarkan
HHindari tempat-tempat berbahaya
IIstirahat dengan santai bila merasa lelah, bingung, dan kecewa
DDerita yang berkepanjangan harus diakhiri
UUpayakan mencari jalan keluar secepat mungkin
PPraktekkan dan latih kembali pengetahuan dan ketrampilan jungle survival yang pernah didapat

Rasa kesepian dan rasa bosan tidak datang secara tiba-tiba. Ia datang setelah semua pekerjaan teknis survival telah selesai dikerjakan. Namun perasaan ini tidak boleh dianggap enteng, karena sebenarnya hal ini merupakan masalah besar dan harus segera diatasi.

Pada dasarnya mencegah rasa kesepian dan rasa bosan sama dengan menghadapi rasa takut dan panik. Untuk itu seorang survivor harus selalu menggiatkan dirinya, mengerjakan apa saja yang bisa dilakukan, guna mencegah dirinya berada dalam keadaan sepi dan bosan.

Banyak hal yang dapat seorang survivor lakukan untuk membunuh rasa bosan, misalnya: dengan mengumpulkan bahan-bahan makanan dan disimpan di suatu tempat yang aman dan bersih, memperbaiki tempat berlindung atau bivoac supaya lebih aman dan nyaman ditempati, dsb.

Jadi ketika seseorang menyadari dirinya tersesat sendirian (survival individu), ia harus menyadari tantangannya dan harus segera mengatasinya. Sebelum kondisi alam memburuk atau hal-hal tidak diinginkan muncul.

bersambung ke Kondisi Survival Secara Kelompok