Berhenti kerja kantoran dan mulai kerja dari rumah? Kenapa tidak? Ini adalah idaman semua perempuan pekerja yang sudah memiliki berkeluarga dan memiliki anak. Namun memutuskannya bukan hal yang mudah.

Tidak semua orang punya keinginan untuk memiliki usaha sendiri. Tidak sedikit yang pandangannya tentang pekerjaan, ya bekerja di gedung perkantoran.

Ketika mereka bertemu dengan orang yang tidak memiliki pekerjaan seperti itu, mereka tidak ada gambaran seperti apa bekerja bukan di kantor, tidak jualan, namun bekerja dari rumah.

Ini adalah catatan pertama yang saya buat secara serius tentang hidup saya. Catatan tentang beratnya memutuskan berhenti dari kerja kantoran, lalu kerja online, remotely, dari rumah.

Baca juga tulisan saya yang lain: Suka Duka Jadi Pendaki Wanita

Hilang status sebagai wanita pekerja dan hilang embel-embel titel jabatan. Memandang isi lemari yang tadinya dikuasai oleh pakaian kantor, sekarang pakaian tersebut nyaris sudah tidak tersentuh lagi.

Sedikit disorientasi ketika teman-teman saling bercerita tentang bosnya, tentang kerjaannya yang menumpuk, tentang gosip-gosip murahan di kantor. Dan mereka balik bertanya, “Kalo kamu sekarang kerja dimana?”

Speechless ketika bilang kerja online, orang-orang dengan polosnya bertanya, “Jualan apa sis?”

Masih banyak lagi suka duka para perempuan yang memutuskan berhenti kerja kantora dan mulai kerja dari rumah.

Memang tidak mudah memutuskan hal tersebut, namun kenapa tidak? Banyak keuntungan yang didapat ketika kita kerja dari rumah.

1. Punya Waktu Mengasuh Anak

Tidak ada yang memungkiri, jika segala sesuatu ada pengorbanannya. Termasuk pilihan untuk bekerja di kantor bagi para perempuan yang sudah berkeluarga.

Hampir setengah waktu kita dihabiskan di kantor. Kita terpaksa mempercayakan pengasuhan anak kepada kerabat atau Asisten Rumah Tangga.

Namun jika kita bekerja dari rumah, maka kita dapat melakukan pekerjaan mengasuh anak sendiri. Ketika anak pulang sekolah, kita sudah ada di rumah, untuk kemudian menemaninya belajar.

Saat anak tidur siang, kita dapat mulai bekerja kembali.

2. Tidak Ada Waktu Terbuang Untuk Mobilisasi

Ketika kita bekerja di kantor, satu hingga empat jam waktu kita dihabiskan di jalan selama satu hari tersebut. Memang kita dapat melakukan hal yang lain di kendaraan, misalnya: membaca social media, main games, mendengarkan musik dan lain sebagainya.

Namun memang tidak bisa dipungkiri, jika kita berangkat kerja, kita cenderung ingin untuk beristirahat, sebelum mulai kerja. Atau kita sudah lelah untuk melakukan hal lain di jalan sehingga kita cenderung memilih untuk tidur.

Hal ini tidak akan terjadi jika kita bekerja dari rumah. Sudah pasti waktu yang tadinya kita habiskan di jalan, dapat kita lakukan untuk hal lain. Misalnya untuk membersihkan rumah, untuk melakukan hobi kita, atau untuk sekedar bermain dengan anak.

3. Tetap Memiliki Penghasilan Sendiri

Perempuan memang tidak diwajibkan untuk mencari uang untuk keluarga. Namun kebutuhan jaman sekarang, banyak perempuan yang mau tidak mau bekerja untuk membantu menutup kebutuhan keluarga. Atau bahkan jadi tulang punggung keluarga.

Dengan bekerja dari rumah, kita bisa tetap memiliki penghasilan sendiri. Kita bisa tetap membantu suami dalam hal keuangan. Kita juga bisa punya pegangan uang untuk diri sendiri.

4. Tetap Memiliki Kegiatan Mengembangkan Diri

Setiap perempuan memiliki kelebihannya masing-masing. Tidak sedikit yang setelah menikah mereka meninggalkan kegiatan mereka dan fokus pada keluarga. Namun banyak juga yang setelah menikah, dengan dukungan suami dan keluarga, kelebihan mereka semakin dikembangkan.

Kita harus tahu apa kelebihan kita, apa kesukaan kita, kita mau jadi apa tiga tahun, lima tahun, sepuluh tahun yang akan datang. Memang tidak ada salahnya jika kita memutuskan fokus pada keluarga. Namun jika bisa balance antara kehidupan keluarga dan pengembangan diri kita sendiri mengapa tidak?

Yang suka menulis, bisa mulai blogging. Yang suka menggambar, upload gambar-gambarnya di social media. Yang suka berbicara, bisa mulai vlogging. Yang suka menyanyi, tidak ada salahnya upload video kita di YouTube.

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk diri kita sendiri, yang mungkin malah akan berguna bagi keluarga dan orang lain.

Untuk itu jangan khawatir jika ingin berhenti kerja kantoran dan mulai bekerja dari rumah. Siapkan diri, siapkan pasangan, siapkan keluarga. Atur strategi, tetapkan goal, niscaya semua usaha baik akan membuahkan hasil yang baik pula.

Berikutnya saya akan share pekerjaan apa saja yang bisa dilakukan bagi perempuan yang bekerja dari rumah.