Apa saja ceklist wajib survival kit yang harus ada di tas kita sebelum melakukan perjalanan pendakian? Mari kita bahas apa itu survival kit terlebih dulu.

Survival kit adalah satu set peralatan atau satu kotak/tas peralatan survival yang umumnya dapat digunakan untuk semua jenis medan; seperti: gunung-hutan, padang pasir, pantai, ataupun laut. Jenis survival kit yang seperti ini biasanya dibuat khusus dan digunakan oleh para penerbang pesawat militer.

Survival kit yang kita bawa sebaiknya disesuaikan dengan kondisi medan yang akan kita datangi agar hemat tempat pada ransel kita. Misalnya survival kit untuk bermain di air tentu berbeda dengan bergiat di gunung hutan; contoh Survival Kit ini untuk kondisi alam di gunung es.

Lihat artikel sebelumnya: Kondisi Survival Secara Kelompok.

Survival kit sendiri dapat kita buat, antara lain dengan cara:

  1. Dari kaleng yang bertutup dan tidak bocor, berukuran kecil tetapi memuat semua alat yang diperlukan.
  2. Gosoklah bagian dalam kaleng sampai mengkilat sehingga dapat dipergunakan sebagai cermin.
  3. Buatlah kedap air, dengan memberi packing pada tutupnya dan kemudian membalut tutupnya dengan selotip.

Hindari ruang kosong untuk menghindari kerusakan alat, dengan memberi kapas atau sobekan kain yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan penyala api.

Berikut ini adalah Ceklist Wajib Survival Kit sebelum kita melakukan pendakian:

Korek Api

Masukkan korek api dalam keadaan terbalik pada tabung film, dengan terlebih dulu meneteskan lilin pada kepala batang korek api. Untuk memakainya kita harus membuang lapisan lilin tersebut terlebih dulu.

Lilin

Sangat baik digunakan untuk mulai menghidupkan api. Lilin juga dapat dipakai untuk penerangan. Apabila terbuat dari lemak maka dapat dimakan atau digunakan untuk menggoreng. Lilin yang terbuat dari paraffin wax, dapat bertahan lama namun tidak dapat dimakan.

Batu Api / Geretan

Batu api dapat bekerja dalam keadaan basah dan tahan lama sekali. Bawalah batu api sekalian dengan gergaji penggoresnya.

Suryakanta / kaca pembesar

Dapat menimbulkan panas dan api dari sinar matahari, sekaligus untuk mendeteksi duri dalam jaringan.

Jarum & benang

Bawalah beberapa jarum dengan ragam lubang benang dari yang kecil sampai yang besar. Untuk benang dapat memakai urat daging sebagai benang bilang diperlukan. Lalu Simpan jarum menjadi satu dan dililit dengan benang yang kuat sekelilingnya.

Kail dan senar

Pilih beberapa kail yang berbeda ukuran dan letakkan didalam kotak atau bungkus. Sertakan juga tali pancing secukupnya. Tali ini dapat digunakan untuk menjerat.

Kompas

Bawalah sebuah kompas yang cukup baik tapi sederhana. Kompas dengan cairan didalamnya merupakan yang terbaik. Pastikan kompas tidak bocor dan tidak ada gelembung udara.

Senter kecil / beta light

Lampu kecil yang sering dipakai untuk gantungan kunci mobil/rumah. Lampu ini dapat juga dipakai untuk membaca peta dan memasang umpan, pada waktu memancing di malam hari.

Kawat Jerat

Bawalah kawat kuning sepanjang 60-90 cm. Kawat ini akan sangat banyak kegunaannya.

Mata Gergaji yang Terbuat Dari Kawat

Biasanya masing-masing ujungnya diberi bundaran untuk pegangan yang besar. Ujungnya dibuang saja karena banyak makan tempat, lalu ganti dengan sepotong kayu apabila akan dipakai. Supaya tidak berkarat, beri minyak gemuk dan simpan dalam tempat dari plastik. Gergaji ini dapat dipakai untuk memotong kayu yang sangat besar.

Obat-obatan

  1. Analgesik atau penahan rasa sakit (seperti: obat sakit kepala, sakit gigi, sakit otot, terkilir, dll). Dosis: 1 tab per 6 jam, contoh: Ponstan, Antalgin, Metaneuron, Naspro, Aspirin, dll
  2. Anti mencret; sebagai penghenti mencret, tetapi tidak menghilangkan sebab penyakitnya. Dosis: 3×1 tablet/hari, contoh: CTM, Benadryl tab/injeksi, Incidal
  3. Anti histamine; untuk alergi, gatal-gatal, gigitan serangga, tidak dapat tidur
  4. Kalium permanganate / PK; Dosis: 1 gram untuk 1 liter air; dijadikan warna ungu untuk membuat steril, warna lebih ungu untuk antiseptic, ungu pekat untuk membasmi jamur
  5. Anti malaria; Diminum 2 minggu sebelum masuk dan setelah keluar dari daerah endemic malaria.
  6. Antibiontik; untuk infeksi yang bernanah, dll. Dosis: 4x500mg/hari selama 4 hari. Contoh: ampicilin .

Pisau bedah

Dua bilah pisau bedah dengan ukuran yang berbeda-beda. Gaggangnya dapat dibuat dari kayu.

Pester kupu-kupu

Plester berbentuk kupu-kupu, untuk merapatkan pinggiran luka yang perlu dijahit.

Plester

Beberapa buah plester dengan ukuran yang berbeda dan kedap air. Untuk menutup luka kecil atau dibuat plester kupu-kupu

Balon

Dapat digunakan sebagai tempat air karena dapat menampung air sebanyak 1 liter.

Trash bag / plastik-plastik

untuk menampung air dan bivoac.

Dengan perkembangan teknologi kita dapat menemukan survival kit yang sudah tersedia lengkap, tanpa harus bersusah payah mencari atau membuatnya. Kita bahkan bisa mendapatkannya melalui toko online dengan harga yang bervariasi sesuai kemampuan kita.

bersambung ke Tempat Berlindung/Bivak Saat Survival