Air adalah kebutuhan manusia yang paling vital, maka pengetahuan tentang air saat survival wajib dimiliki setiap pendaki.

Manusia dapat bertahan hidup tanpa air selama 2-5 hari dalam kondisi tidak terluka. Dengan hanya meminum air sebanyak 4-5 liter sehari manusia dapat bertahan hidup sampai 3 minggu.

Lihat artikel sebelumnya: Tempat Berlindung/Bivak Saat Survival

Kondisi iklim di Indonesia membuat hutannya pun banyak mengandung air. Namun tentunya dibutuhkan pengetahuan tentang air sehingga saat kondisi survival, air yang dibutuhkan bisa didapatkan.

Apabila dalam keadaan survival, segeralah mencari sumber air. Dalam sehari manusia kehilangan 2-3 litar, bahkan bila beristirahat di tempat teduh tetap akan kehilangan +1 liter.

Sumber air yang dapat diminum:

  1. Air hujan, yang ditampung dengan ponco atau trash bag.
  2. Dari tumbuhan, dengan membungkus ranting dan daunnya yang masih hidup dengan kantong plastik. Penguapannya akan menimbulkan pengembunan.
  3. Embun, pada tempat yang iklim ekstrim (siang sangat panas dan malam sangat dingin). Kita dapat mendapatkan embun yang cukup banyak. Cara mengambil embun dapat dilakukan dengan: menggunakan busa, atau kain bersih kemudian kita lewat semak-semak yang berembun.
  4. Tanaman rambat di hutan atau rotan, dengan memotong terlebih dahulu bagian atas terlebih dahulu. Air dapat langsung diminum.
  5. Air dari kantung semar, sebaiknya dimasak terlebih dahulu.

Sumber air yang harus dimasak terlebih dahulu:

  1. Air yang tergenang
  2. Air sungai besar
  3. Air yang didapat dari menggali pasir pada dasar sungai kering ataupun daerah aliran sungai

Tanda hewan menuju sumber air:

  1. Hewan bertulang belakang, biasanya hidup dekat air dan minum pada pagi dan sore hari.
  2. Burung, apabila terbang langsung dan rendah berarti menuju sumber air. Setelah minum ia akan beristirahat dari pohon ke pohon. Lintasan atau jalurnya menunjukkan arah sumber air. Burung air tidak dapat dijadikan patokan, karena dapat terbang jauh tanpa air. Burung karnivora tidak dapat dijadikan patokan, karena mengambil air dari tubuh mangsanya.
  3. Serangga: lebah, bersarang terjauh sekitar 6,5 km dari sumber air.
  4. Semut sangat memerlukan air, ia akan berbaris untuk mengambil air hingga tempat yang paling kering sekalipun (namun jumlahnya cukup kecil).  Beberapa jenis lalat berdiam sejarak 90 m dari sumber air.

Cara menahan air di tubuh tidak terbuang melalui keringat:

  1. Hindari pergerakan, beristirahatlah
  2. Jangan merokok
  3. Berteduh di tempat sejuk
  4. Jangan berbaring di tempat panas
  5. Makan sesedikit mungkin, karena apabila pencernaan pada saat makan tidak diberi minum, ia akan mengambil dari tubuh.
  6. Jangan minum alkohoh/mengandung alcohol
  7. Jangan berbicara
  8. Bernafas melalui hidung, jangan dengan mulut

bersambung ke Cara Membuat Api dan Memasak Makanan